AUTOBIOGRAFI
MASA BALITA
Seorang
anak perempuan cantik yang lahir pada tanggal 1 mei 1996. Ratna Hapsari, Ibunya, mengalami tekanan darah yang lumayan tinggi
menjelang kelahiran. Hal itu dikarenakan wanita yang telah berkerudung sejak
sebelum menikah itu terlalu banyak mengkonsumsi buah durian selama masa
kehamilannya. Namun setelah mengalami proses yang lumayan panjang dan dibantu
oleh beberapa orang dokter ahli yang dipimpin oleh Dr.Boyke , anak perempuan
itu akhirnya lahir secara caesar di
rumah sakit Dharma Nugraha yang berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur tepatnya
pada hari Rabu malam pukul 21.15 WIB.
Anak
itu lahir dengan berat 2,55kg dan tinggi 51cm . Secara fisik , pecinta warna
merah muda ( pink ) itu lahir sempurna dengan kulit yang berwarna putih langsat
dan sepasang mata oriental . Orang tuanya menghadiahi nama “Velycia
Meidiana”untuk putri pertama mereka ini .
Dalam kosakata di bahasa Belanda,
Velycia mempunyai arti “Kebahagiaan”. Kedua pasangan itu berharap agar suatu
hari anak perempuan mereka itu akan memiliki hidup yang dipenuh kebahagiaan. Sedangkan Meidiana sendiri memiliki makna anak yang dilahirkan pada bulan Mei dan merupakan anugerah bagi Diah(Ayah)
dan Ratna (Ibu). Mereka juga berharap agar kelak anak yang dilahirkan dengan
rambut lurus itu dapat memiliki kecantikan dan kebaikan seperti halnya putri
Diana dari kerajaan Inggris.
Sewaktu
Velycia kecil ia sangat sulit untuk makan. Sampai-sampai ibunya membeli
berbagai macam buku tentang makanan 4 sehat 5 sempurna, dan menyiapkan makanan
dengan nutrisi dan komposisi yang pas untuk pertumbuhan si buah hati nya itu. ia menyiapkan dengan sendiri dan berusaha untuk bisa sangat teliti. Bahan-Bahan
segar yang ia beli ia timbang dengan komposisi yang sesuai dengan yang tertera
dibuku, begitu selesai proses memasak, Ibunya ingin memberikan makanan itu
kepada Velycia namun makanan itu dimuntahkannya kembali.
Karena
Velycia sangat sulit untuk memakan makanan padat dan segar, maka ibunya mencoba
untuk memberinya produk makanan instant atau
siap saji. Ternyata Velycia sangat menyukainya. Rasa makanan siap saji yang
paling ia sukai adalah kombinasi beras merah apel pisang dan rasa kari
ayam,serta rasa original untuk
biskuit bayi. Ibu Velycia tergolong ibu yang perfeksionis pada waktu itu. Ia
mensterilkan semua peralatan dan mainan yang akan digunakan Velycia.
Bukan
hanya dalam soal asupan makanan, tapi dalam soal penampilan pun orang tua
Velycia sangat memperhatikan dan berusaha untuk memberikan yang terbaik.
Misalnya, saat menggantikan baju, semua yang dikenakan oleh Velycia haruslah
warna yang senada. Ibu Velycia juga lebih memilih untuk mencuci sendiri semua barang yang dibutuhkan velycia daripada meminta bantuan babysitter. Agar membuat Velycia kecil tampak cantik Ibunda Velycia
juga sangat rajin merawatnya dengan memberikan lidah buaya dengan menggunakan
batang sirih untuk membuat alisnya agar terlihat bagus.
Velycia
masuk ke TK Al–Kautsar bersamaan dengan beberapa sepupu dekat nya. Velycia
cukup terkenal di kalangan guru–guru, Murid–Murid, Wali Murid, bahkan
penjaga sekolah disana. Ia terkenal bersahabat dan ramah terhadap siapa saja.
Guru–guru disana bahkan memberinya julukan “Miss Rumpi” karena Velycia kecil sangat suka mengobrol dengan
teman–teman sebaya nya.Setiap hari selalu saja ada bahan pembicaraan yang
dia utarakan baik dengan teman sekelas maupun teman di lain kelas. Ia lalu melanjutkan pendidikan nya ke sekolah dasar di yayasan yang sama yaitu SD Al-Kautsar . Ia menempuh pendidikan sekolah dasar selama 6 tahun. Velycia Belajar di kelas C dari kelas 1 sampai dengan kelas 5 sekolah dasar. Lalu diterima di kelas 6G dan lulus dengan nilai yang cukup memuaskan.
MASA REMAJA
Seusai tamat dari sekolah dasar swasta Al-Kautsar. Velycia melanjutkan pendidikan sekolah menengah pertama nya di SMPN 2 Bandar Lampung . Sekolah itu merupakan salah satu sekolah terfavorit dan merupakan rintisan sekolah bertaraf internasional. Velycia mengenyam pendidikan selama 3 tahun disekolah tersebut dan belajar di kelas 7 RSBI 1, 8 RSBI 3, dan 9 RSBI 1 selama bersekolah disana.
Memasuki usia 15 tahun,
Velycia remaja mulai beralih menuju kedewasaan. Ia melanjutkan pendidikan nya
di SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan kini duduk di kelas 10 RSBI 6. Kehidupan di
masa SMA dimulai dengan pra-masa kegiatan orientasi sekolah (Pra-MOS) dan
kegiatan masa orientasi sekolah (MOS) yang diadakan selama 10 hari. Terdapat
beberapa kelompok MOS yang telah dibagi oleh panitia. Velycia tergabung dalam
kelompok yang diberi nama “Gudeg”. Kelompok ini memiliki warna merah sebagai
tanda pengenal nya . Seusai MOS berakhir kegiatan disekolah baru pun dimulai.
Pada awalnya ia diterima di kelas 10 RSBI 4 , namun ia memilih untuk bertukar
tempat dengan salah seorang teman nya di kelas 10 RSBI 2 . Merasa kurang nyaman
berada di kelas tersebut, Velycia kembali bertukar tempat dan akhirnya menetap
di kelas 10 RSBI 6 hingga sekarang.
Kelas baru nya ini terdiri dari 31 orang siswa. Dikarenakan ruang kelas yang akan mereka gunakan belum rampung, mereka pun
akhirnya harus berpindah pindah ruang kelas. Banyak kegiatan yang telah diadakan di
sekolah barunya ini. Antara lain Smanda Olympic (SO) yaitu kegiatan berbagai
lomba dalam bidang olahraga dan seni yang diadakan oleh SMAN 2 Bandar Lampung.
Kini Velycia tengah bersiap menghadapi Ujian semester ganjil dan belajar giat
untuk memilih penjurusan di kelas 11 nanti.



